MTB

Teknik Dasar Cornering di Tanjakan agar Tidak Oleng

Admin Gowesan
25 July 2026
15 dilihat
Teknik Dasar Cornering di Tanjakan agar Tidak Oleng

Cornering di Tanjakan — Tantangan Tersendiri

Belok di tanjakan terasa sulit karena beban tubuh Anda sudah di posisi depan dan tenaga ekstra dibutuhkan untuk mempertahankan momentum. Banyak pesepeda kehilangan keseimbangan dan harus turun (dismount).

Cornering di tanjakan adalah salah satu keterampilan paling menantang dalam bersepeda gunung. Kombinasi kemiringan tanjakan, beban tubuh di posisi depan, dan kebutuhan tenaga ekstra untuk mempertahankan momentum membuat banyak pesepeda harus turun dan mendorong sepeda. Namun dengan latihan rutin dan pemahaman prinsip fisika yang mendasarinya, cornering di tanjakan bisa dikuasai oleh siapa pun yang tekun berlatih secara konsisten dan bertahap.

1. Pilih Gigi yang Tepat Sebelum Belok

Jangan ganti gigi saat sedang di tengah tikungan. Pindah ke gigi ringan sebelum mulai belok agar Anda punya cadangan tenaga untuk akselerasi setelah keluar tikungan.

2. Posisi Tubuh

Berdiri sedikit dari sadel, turunkan pusat gravitasi. Condongkan tubuh ke depan. Untuk tikungan tajam, pindahkan bokong sedikit ke belakang sadel untuk traksi optimal di roda belakang.

3. Pandangan dan Lintasan

Lihat ke arah keluar tikungan, bukan ke roda depan. Ambil lintasan wide-apex — masuk dari luar, sentuh bagian dalam tikungan di tengah, keluar melebar. Ini memberi Anda sudut belok paling landai.

4. Atur Beban Roda

Jangan mengerem di tengah tikungan! Rem dulu sebelum masuk, lalu lepas rem saat mulai berbelok. Condongkan tubuh sedikit ke luar tikungan untuk menjaga traksi kedua roda tetap merata.

💡 Tips Pro: Latihan cornering di tanjakan ringan dulu (lereng 5-10%). Kuasai teknik dasar, lalu tingkatkan secara bertahap ke tanjakan yang lebih curam. Kesabaran adalah kunci!

Gambar Artikel 1
Admin Gowesan
Kontributor Gowesan

Komentar

Silakan login untuk menulis komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Bagikan artikel:
15 kali dilihat